Calon SPT: Pakan Kambing Penggemukan
Tampilkan postingan dengan label Pakan Kambing Penggemukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pakan Kambing Penggemukan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 November 2018

Beternak Kambing Etawa Modern Tanpa Ngarit Dan Cepat Gemuk

Beternak Kambing Etawa

Seperti postingan sebelumnya yang membahas tentang seputar Kambing Etawa, kali ini saya akan mengulas usaha beternak Kambing Etawa yang baik dan benar agar Kambing cepat gemuk dan cepat dalam berreproduksi. Kenapa Kambing Etawa mulu yang harus saya bahas, Ya!! Karena Kambing Etawalah yang masih menjadi Kambing yang mudah diambil kentungannya mulai dari dagingnya hingga untuk dijadikan Kambing kontes. Kambing Etawa masih mendominasi harga pasar baik dipulau jawa maupun diluar pulau jawa, Kambing ini sangat cocok untuk dibudidayakan dimanapun. Kambing ini sangat banyak dijumpai dipeternakan-peternakan jawa timur dan jawa tengah. Kambing Etawa juga mudah dalam perawatan, Kambing ini bisa diberi makan dengan rumput alami atau pakan buatan hasil fermentasi.

Beternak Kambing Etawa Pakan Hijauan
Dalam dunia beternak Kambing, Kambing Etawa masih menjadi jenis yang paling populer dan sangat diminati dipasaran karena Kambing ini memiliki banyak manfaat diantarnya adalah sebagai Kambing perah dan Kambing kontes. Kambing ini dapat diambil susunya dan juga dapat digunakan sebagai Kambing pameran (kontes). Kambing Etawa kontes harus dipilih dari bibit dan perawatan yang spesial alis khusus. Kontes Kambing Etawa sangat banyak dijumpai di Jawa Timur dan Jawa Tengah karena disanalah tempat yang paling banyak populasi dari Kambing Etawa karena untuk daerah Jawa Barat lebih didominasi jenis Kambing domba Garut.
Saking banyaknya manfaat yang dapat diambil dari Kambing Etawa maka Kambing ini menjadi yang paling dicari dipasar, baik pasar lokal maupun impor. Dengan fakta seperti ini tentunya akan sangat berpeluang jika sobat mitra tani disini mencoba untuk mendirikan sebuah usaha beternak Kambing Etawa. Usaha ini sangat cocok dijalankan oleh siapa saja karena beternak Kambing Etawa sangat mudah dilakukan. Jika beternak Kambing Etawa dengan skala kecil sobat hanya membutuhkan penanganan sendiri agar hasil menjadi maksimal dan apabila skala besar tentunya membutuhkan tenaga karyawan.
Beternak Kambing Etawa Modern Tanpa Ngarit
Jika hati dan tekad sudah mantab langsung saja segera bangun kandang yang sederhana untuk menjalankan usaha beternak Kambing Etawa. Usaha ini sangatlah simpel dan sederhana hanya saja mencakup tentang kandang, pakan, minum, dan mengobati saat terkena penyakit. Jika Beternak Kambing Etawa yang sobat jalankan sudah dijalur teknik dan cara yang benar maka bukan tidak mungkin hasil maksimal akan sobat dapatkan saat panen nanti. Baiklah dibawah ini merupakan langkah dan cara lengkap yang harus dikerjakan jika ingin sukses beternak Kambing Etawa.

1.      Menentukan jenis usaha beternak Kambing Etawa terlebih dahulu, disini yang saya maksud adalah menentukan tujuan mau dibawa kemana arah usaha beternak Kambing Etawaitu. Apakah ditujukan sebagai Kambing pedaging, perah, pengembangbiakan, atau Kambing kontes yang hanya membudidaya jenis Kambing Etawa unggul dan bertujuan agar Kambing laku mahal nantinya. Dengan memilih tujuan tentunya agar dalam perawatan nantinya akan beda masing-masing tujuan dari beternak Kambing Etawa ini.
2.      Belajar dan mencari ilmu sebanyak-banyaknya, bisa didapat dari main kekandang para peternak senior atau membaca dari buku dan internet.
3.      Tekan serendah mungkin biaya awal yang akan dikeluarkan, mulai dari pembuatan kandang sampai pembelian bibit. Saat membeli bibit nanti pastidak bibit yang dibeli tidak banyak karena untuk tahap awal adalah masih dalam tahap belajar. Dan perlu diketahui Kambing Etawa dapat beranak 3x dalam 2 tahun, jadi keturunannya nantinya dapat dijadikan bibit generasi.
4.      Pilih lokasi pembangunan kandang yang baik, dapat bertanya dari para peternak yang sudah berpengalaman karena dalam pembangunan ini sifatnya juga tidak sembarangan. Kandang harus ditempat yang memiliki kelembapan area, banyaknya rumput, dan kandang harus aman dari hama/pemangsa.
5.      Sebaiknya menyediakan terlebih dahulu obat-obatan untuk Kambing Etawa agar memudahkan penanganan saat Kambing terjangkit penyakit. Sobat bisa mendiskusikannya dengan para peternak yang berpengalaman, dokter hewan terdekat, atau dinas peternakan setempat.
6.      Selalu berusaha menambah pengalaman dan wawasan seputar tentang beternak Kambing Etawa, bisa mengikuti pelatihan atau seminar jika ada kesempatan.
7.      Jangan lupa berdoa kepada Allah SWT, setelah melakukan usaha tentunya harus dikuatkan dengan doa agar hajat terwujud.

Beberapa langkah diatas merupakan hal yang harus sobat kerjalan bila mana ingin segera memulai usaha beternak Kambing Etawa, ke-7 poin diatas merupakan hal yang sangat mudah dan dapat dikerjakan oleh siapapun. Beternak Kambing Etawa merupakan peluang usaha yang paling bagus diantara beternak binantang lainnya karena Kambing Etawa memiliki usia yang panjang dengan tingkat reproduksi yang tinggi seperti yang saya bilang Kambing ini dapat beranak 3 kali dalam 2 tahun.
Beternak Kambing Etawa Dengan Bibit Unggul
Usaha beternak Kambing ini juga bermanfaat untuk orang lain karena menciptakan peluang kerja bagi mereka yang membutuhkannya. Baiklah selanjutnya kita akan membehas bagian terpenting yaitu teknik dan cara yang benar dalam usaha beternak Kambing Etawa.

Teknik Beternak Kambing Etawa

Jika dilihat dari segi teknik dan cara beternak Kambing Etawa merupakan usaha yang sangat mudah dan hanya membutuhkan 3 langkah penting yaitu : Bibit, Pakan, dan Perawatan. Tiga hal ini merupakan hal yang vital dalam usaha ini, dan semuanya harus dilakukan agar usaha beternak Kambing Etawa dalam dijalankan dengan semestinya. Jika 3 poin diatas sudah dilakukan maka besar harapan usaha ini akan sukses dan terus berkembang. Sebenarya ada satu poin tambahan dari saya yang harus sobat lakukan yaitu bertemanlah dengan para peternak Kambing Etawa yang sudah berpengalaman. Dengan hal ini sobat dapat menimba ilmu dari mereka tentang usaha ini, sering main kekandang untuk bertanya dan belajar agar sobat memiliki banyak modal ilmu dan pengelaman untuk mengelolah usaha beternak Kambing Etawa yang sobat jalankan. Baiklah saya akan membahas 3 pin penting dengan secara detail dibawah ini :

Penyediaan dan Pemilihan Bibit Berkualitas

Bibit merupakan sebuah pondasi utama dalam dunia peternakan, bibit ini harus ada karena inilah yang akan menjadi sebual modal nantinya. Bibit juga sangat mempengaruhi sebuah keberhasilan ternak binatang apapun. Untuk itu bibit harus dipilih dari yang terbaik/unggul, bibit unggul akan sangat bagus untuk modal utama sebuah usaha beternak Kambing Etawa. Untuk beternak Kambing Etawa sobat membutuhkan bibit indukan yang unggul agar nantinya keturun yang dihasilkan berkualitas dan memiliki harga pasar yang tinggi. Jika bibit indukan yang sobat ternak merupakan bibit unggul maka hanya saja memberinya perawatan yang baik supaya induk Kambing cepat dalam berkembangbiak. Perlu diketahui bahwa indk Kambing Etawa dapat beranak 3 kali dalam kurun waktu 2 tahun saja, dengan jumlah anak 1-4 ekor setiap kandungannya. Dengan itu semua maka akan sangat penting jika sobat harus mengetahui bagaimana ciri-ciri induk Kambing Etawa yang unggul agar nantinya sukses dalam beternak Kambing.

Pengadaan disini yang saya maksud adalah untuk pengadaan bibit/induk Kambing Etawa, dan di dalam poin ini yang perlu kita lakukan adalah dengan memilih induk yang unggul agar keturunan yang di hasilkan mempunyai kualitas yang bagus, pertumbuhan yang bagus, dan juga perkembangbiakan yang maksimal. Dengan kita memiliki bibit unggul maka sangat mudah untuk membuat induk Kambing beranak dengan 3 kali dalam 2 tahun. Pada umumnya Kambing Etawa akan melahirkan 1-4 anak dalam masa satu kandungan. Anak akan lahir setelah kandungan berumur 5 bulan. Dan untuk memenuhi pengadaan ini maka ada poin lainnya yaitu tentang bagaimana ciri-ciri bibit yang bagus untuk kita budidayakan. Berikut merupakan ciri-ciri induk Kambing Etawa yang unggul :

1.      Untuk Kambing Etawa betina akan bersifat jinak atau cenderung tidak galak, memiliki bentuk kaki-kaki lurus, terdapat  2 puting susu, bentuk tubuh yang proporsional dan juga simetris lurus, tumit terlihat cenderung tinggi dan tentunya sehat tanpa cacat.
2.      Pada Kambing Etawa penjantan, memiliki bentuk punggung yang lurus dan tidak bengkok (tulangannya),ukuran tubuh yang besar dan gagah, terlihat kokoh, usia 1,5 tahun atau lebih, sehat dan pastinya juga tanpa cacat.

Jika sobat memiliki kesusahan dalam mencari bibit maka sobat dapat langsung membelinya dari kandang para peternak Kambing Etawa yang sudah berpengalaman dan memiliki track record yang baik. Untuk langkah ini tentunya akan menghabiskan uang yang lebih banyak daripada membeli bibit dari pasar Kambing langsung. Setelah bibit didapatkan dan dibawa pulang untuk ditempatkan dikandang yang baru sebaiknya Kambing diberikan multivitamin setidaknya selama 3 hari agar kondisi fisik Kambing tetap prima dan tidak kurus. Multivitamin dapat didapat dengan membelinya ditoko pakan ternak terdekat.

Penyediaan Pakan dan Pemberiannya

Pakan dalam sebuah usaha beternak Kambing ini sifatnya sangat vital dan harus ada. Pakan merupakan hal terpenting dalam kelangsungan makhluk hidup, pakan inilah yang akan membuat mereka tumbuh dan berkembang biak. Kambing juga membutuhkan pakan yang baik dan memiliki kandungan gizi yang cukup agar hidup dan tumbuh dengan normal. Pakan untuk Kambing harus mengandung beberapa elemen yaitu vitamin, protein, karbohidrat, dan juga mineral. Pemberian pakan seprti ini bisa dengan menggunakan pakan rerumputan, dan untuk pakan tambahan dapat juga diberikan dengan komboran bekatul kualitas A. Dengan diberikan pakan seperti ini maka Kambing Etawa akan mudah dalam pembentukan daging, jika memungkinkan dapat diberi pakan tambahan ampas tahu, ampas singkong, atau bahan sisa organik lainnya yang murah dan mudah didapat.
Beternak Kambing Etawa Senduro
Di era saat ini untuk pemberian pakan Kambing Etawa sedang buming dengan menggunakan pakan buatan (pakan hasil fermentasi bahan organik). Pakan fermentasi ini justru kaya akan kandungan nilai gizi tinggi yang dapat membantu untuk mempercepat tumbuh dan berkembangbiak pada Kambing. Pakan buatan ini juga dapat menggemukkan Kambing dalam kurun waktu 3 bulan saja. Selain fermentasi, Kambing Etawa juga sering diberikan pakan campuran dari bahan-bahan organik seperti bekatul, konsentrat yang dalam pembuatannya tidak ada rumus tertentu. Pemberian pakan campuran ini hanya dengan perkiraan saja karena pakan ini sangat bagus dan kaya akan nutrisi jadi pemberiannya tidak ada takaran tertentu. Pemberian pakan campuran memiliki kelemahan yaitu biaya yang mahal, dengan pakan ini tentunya tingkat keuntungan beternak Kambing Etawa akan mengurang jadi pakan ini tidak saya sarankan. Untuk menutupi susahnya mencari pakan hijau atau banyak biaya untuk membeli pakan campuran maka pada pertemuan kamarin sudah saya bahas bag.aimana solusi pakan yang baik untuk beternak Kambing pada Pakan Ternak Kambing Buatan Tanpa Ngarit Efektif Dan Cepat Gemuk.

Dengan menggunakan pakan buatan sobat juga masih perlu memberikan pakan hijau untuk selingan agar Kambing tidak bosan dan tetap menjaga nafsu makan. Pakan hijau ini bisa diberikan disaat siang hari dengan dipasangkan setelah pemberian minum air bersih. Dapat juga diberikan multivitamin yang bisa dibeli ditoko pakan ternak terdekat agar stamina dan daya tahan tubuh Kambing tetap prima sehingga akan susah terserang penyakit dan cepat dalam pertumbuhan.

Pemberian pakan sebaiknya diberikan 2 kali sehari pada saat sore dan pagi hari dengan pemberian minum air bersih minimal 2 liter/hari. Jika Kambing susah untuk minum maka dapat ditambahkan garam beryodium secukupnya agar Kambing menyukai minumannya.

Pengerjaan Beternak Kambing Etawa

`Pengerjaan beternak Kambing Etawa sangat sederhana dan tidak menyulitkan sedikitpun karena hal ini hanya mencakup tentang bagaimana memelihara hewan ternak pada umumnya. Pengerjaan yang saya maksud adalah mulai dadi pembangunan kandang hingga proses perawatan sampai menemui titik goal yaitu panen. Jika sudah memasuki tahap panen dan mendapatkan keuntungan maka bisa saya katakan ternak Kambing Etawa yang sobat kerjakan telah sukses dan hanya perlu mengembangkan-dan mengembangkan lagi hingga menjadi usaha peternakan yang semakin besar. Bailah agar lebih jelas akan saya sebutkan satu persatu bagaimana pengerjaan usaha beternak Kambing Etawayang baik dan benar :

1.    Langkah awal yang harus dilakukan adalah membangun sebuah tempat tinggal Kambing Etawa/kandang. Kandang ini sangat penting dan merupakan hal utama yang harus dilakukan. Kandang harus dibangun dengan sedemikian rupa agar Kambing dapat berkelangsungan hidup dengan normal. Kandang harus mendapatkan sirkulasi udara yang baik dan sinar mentari pagi yang cukup. Kriteria kandang Kambing Etawa yang baik dapat sobat pelajari pada ulasan �kandang Kambing�.
2.   Menjaga reproduksi agar tetap maksimal, maksudnya adalah sebagai seorang peternak Kambing Etawa tentunya harus bisa membuat Kambing Etawa agar dapat berreproduksi dengan maksimal. Kambing Etawa bisa saja melahirkan anak 3 kali dalam kurun waktu 2 tahun, dan biasanya akan melahirkan 1-4 anak setiap periode kehamilannya namun pada umumnya yang sering terjadi adalah 2 anak. Untuk menjaga reproduksi lancar sobat harus merawat dan memberinya pakan yang bergizi agar Kambing cepat dewasa dan memasuki masa birahi untuk siap dikawinkan. Pada umumnya Kambing Etawa akan memasuki masa birahi pada usia sekitar 11 bulan, namun ada juga yang baru memasuki usia 8 bulan sudah birahi. Untuk bobot biasanya sekitar 50kg untuk dapat dikawainkan (masuk masa birahi). Jika Kambing betina sudah memasuki masa birahi segeralah kawinkan dengan Kambing Etawa jantan agar perkawinan terjadi masa subur karena masa birahi Kambing hanya dengan batas waktu 1-2 hari saja sedangkan untuk masa tenggang adalah 2-3 minggu. Tanda Kambing betina yang sedang birahi adalah biasanya berprilaku agresif, susah makan, berteriak, mengibaskan ekor, kelamin merah dan agak bengkak, kelamin keluar cairan putih kental, sering kencing namun hanya sedikit urinnya, akan diam jika didekati pejantan atau bahkan saat ditunggangi pejantan.
3. Waktu lahirnya anak Kambing hanyalah dengan waktu 5 bulan saja dari waktu perkawinan yang terjadi (terbuahi), hal ini tentunya sangat cepat dibandingkan dengan sapi/kerbau yang memiliki waktu sampai 9 bulan lamanya. Setelah melahirkan Kambing betina akan menyusui hingga 3-4 bulan lamanya, dan pada saat menyusui berilah supan nutrisi yang baik untuk sang induk agar stamina tetap terjaga dan susu yang dikeluarkan berkualitas sehingga anak-anaknya tumbuh normal dan optimal. Jagangan lupa jagalah kebersihan induk Kambing karena pada saat setelah melahirkan Kambing betina akan mengeluarkan darah dari kelaminnya bisa sampai 1 bulan lamanya.

Apabila 3 hal diatas sudah dapat dilakukan dengan semestinya maka kesuksusan beternak Kambing Etawa yang sobat lakukan akan segera terwujud karena memang beternak Kambing Etawa ini sangat mudah dan hanya mencakup tiga hal penting diatas. Kambing Etawa ini dapat dipanen/dijual sebaiknya pada usia 1.5 tahun, karena pada saat menginjak usia ini Kambing sudah sulit untuk menambah bobot tubuhnya. Jangan lupa Kambing Etawa sangat banyak keuntungannya karena dapat di ambil susu, kulit, dagingnya dan bahkan menjadi Kambing kontes. Untuk itu saat menjualnya pastikan dengan harga terbaik agar keuntungan dapat maksimal. Jangan lupa terus belajar dari pengalaman dan selalu berdoa kepada Allah SWT. agar mendapatkan hasil yang maksimal. Salam Sukses Mitra Tani!!

Kamis, 18 Oktober 2018

Pakan Ternak Kambing Buatan Tanpa Ngarit Efektif Dan Cepat Gemuk


Pakan Ternak Kambing Buatan

Sangatlah penting akan penyediaan pakan ternak kambing jika sobat merupakan seorang peternak kambing karena pakan yang akan membuat kambing cepat tumbuh dan berkembang biak. Di Negara kita usaha ternak kambing sangat banyak kita temukan diberbagai penjuru mulai dari perkotaan pinggiran hingga pedesaan bahkan pelosok. Ternak kambing ini beraneka ragam, mulai dari peternak kecil hingga peternak yang sudah berkembang dan besar. Pada umumnya masyarakat dipedasaan beternak kambing hanya skala kecil saja, dengan pakan hijauan dan menjual kambing jika sudah berkembang biak. Mereka akan melanjutkan membudidaya anak kambing dan menjual induknya atau sebaliknya yang pada intinya usaha ternak kambing meraka hanya skala segitu saja. Hal ini terus terjadi dikarenakan beratnya pakan yang dibutuhkan setiap harinya karena mereka harus mencari pakan hijuan/rumput di perkebunan. Untuk itu sobat mitra tani disini akan saya share sedikit yang saya tahu tenang pakan ternak kambing buatan dengan inovasi modern yang kaya akan gizi yang dibutuhkan untuk perkembangan kambing.
 
Ternak Kambing Dengan Pakan Fermentasi
Mungkin seperti hal diatas yang saya ungkapkanlah sebagai gambaran mengapa usaha ternak kambing dipedesaan tidak kunjung tumbuh dan berkembang menjadi sebuah usaha yang terus maju dan berkembang. Mereka hanya menganggap memelihara kambing hanya untuk tabungan saja dan akan menjualnya jika suatu saat membutuhkan uang yang sifatnya mendadak. Disetiap tahunnya para peternak seperti ini hanya akan mendapatkan hasil yang sama karena tidak adak target untuk berkembang sama sekali. Paling mentok hanya mendapatkan hasil dari menjual anak kambing atau menjual kambing pejantan pada saat harga naik seperti saat mendekati waktu Hari Raya Idul Adha. Menurut saya hal seperti ini sagat disayangkan karena area pedesaanlah yang sangat mudah untuk menumbuh kembangkan usaha ternak kambing karena area sekitar yang sangat cocok untuk keberadaan usaha ternak kambing dengan jumlah banyak karena jauh dari kerumunan rumah penduduk dan ramainya pengguna jalan seperti di pusat perkotaan. Selain itu bahan pakan yang akan kita jadikan pakan buatan juga mudah didapatkan karena sekitarnya banyak perkebunan.
 
Stok Pakan Fermentasi Kambing Penggemukan
Masalah yang umum pada peternak masyarakat pedesaan adalah seperti yang saya bilang, susahnya penyediaan pakan yang layak untuk ternak kambing. Mereka akan sibuk mencari pakan di perkebunan setiap harinya dan hanya dapat digunakan untuk sehari saja, keesokan harinya juga demikian dan terus menerus. Untuk itu peternakan kambing seperti ini susah berkembang dan bahkan tidak akan berkembang sama sekali karena mereka menganggap ternak kambing adalah usaha sepele yang notabennya hanya cukup untuk membeli baju baru saat hari raya nanti.
Penggemukan Kambing Dengan Pakan Fermentasi

Untuk itu saya akan memberikan tips agar ternak kambing seperti ini segera ditinggalkan dan belajar untuk ternak kambing secara modern yang hanya menggunakan pakan buatan hasil dari fermentasi jerami/bahan organik yang tidak terpakai. Pakan buatan hasil fermentasi memiliki banyak sekali keuntungan dan diantaranya dalah sebagai berikut :

�        Menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk membeli pakan
Dengan menggunakan pakan hasil fermentasi jerami tentunya peternak tidak perlu lagi mencari rumput setiap harinya, selain itu biaya untuk membeli pakan tambahan seperti bekatul dan konsentrat akan lebih hemat lagi karena pakan fermentasi ini sangat kaya akan kandungan gizi yang diperlukan kambing. Jadi pakan ini sangat membantu para peternak agar tidak sibuk untuk mencari rumput dikebu karena pekerjaan ini dapat disingkat dengan seminggu sekali mencari jerami kering dan memperoses menjadi pakan fermentasi. Dengan pakan buatan ini para peternak juga dapat membuat lebih banyak agar dapat digunakan untuk 2-3. Jadi akan lebih efisien dalam waktu dan tenaga serta tentunya biaya.

�        Dapat menjadi terobosan ilmu baru dalam dunia peternakan kambing

Ilmu peternakan seperti ini sangatlah bermanfaat karena dapat membuat para peternak kambing skala kecil segera berkembang dan tentunya dapat menjadi sebuah usaha yang unggul dan maju. Jika demikian tetunya kebutuhan daging di Indonesia segera terpenuhi dan pemerintah tak perlu lagi melakukan import daging dari Negri sebrang.

�        Resiko kerja yang sangat minimalis

Dalam perkejaan apapun tentunya memiliki resiko tertentu, seperti juga para peternak kambing yang mencari pakan kambingnya dengan cara ngarit/mencari pakan diperkebunan. Mencari rumput diperkebunan tentunya juga membahayan keselamatan karena banyak sekali hal-hal yang tidak diinginkan seperti misalnya terkena gigitan ular, sengatan kalajengking, atau hal lainnya yang sifatnya merugikan.

�        Sangat efektif untuk penggemukan

Pakan fermentasi sangat bagus digunakan untuk menggemukkan kambing karena seperti pada poin pertama tentang kandungan nilai gizi yang bagus. Jadi dengan pakan ini maka sobat juga dapat membangun usaha penggemukan kambing. Untuk ulasan tentang penggemukan kambing baca pada artikel ini �Ternak Kambing Jawa Lokal Untuk Penggemukan Pasti Untung�

Pembuatan Pakan Fermentasi Untuk Ternak Kambing
Baiklah tidak perlu panjang lebar dibawah ini adalah cara membuat pakan ternak kambing dengan melalui proses fermentasi dari bahan organik (jerami) karena kali ini saya akan membahas sedetail mungkin jika membuat pakan fermentasi dengan menggunakan jerami kering.

�        100 kg jerami kering yang usdah dipotong-potong, pemotongan dapat menggunakan mesin penggiling rumput atau manual dengan dicacah kira-kira menjadi 5cm menggunakan sabit/pisau.

�        20-25 Liter tetes tebu/molase, bisa dibeli toko pakan ternak atau bisa diganti dengan gula yang telah dilarutkan. Dapat memakai gula pasir atau gula jawa.

�         1 botol, Probiotik,  seperti probiotik Viterna dan Tangguh atau merk lain karena saat ini banyak produk baru yang lebih murah dan tidak kalah akan kualitasnya. Cairan prebiotik ini dapat dibeli ditoko pakan ternak terdekat.

�        250-300 Liter air bersih karena nanti kita akan gunakan sebagai pelarut dari Prebiotik dan tetes tebu/molase diatas.

�        Gentong/drum sebagai wadah untuk membuat fermentasi. Bisa juga menggunakan kolam tembok atau kolam terpal asal tidak bocor.

�        Mesin penggiling jerami, atau manual dengan memotongnya menggunaka sabit/pisau tapi hal ini tentunya sangat memakan waktu dan tenaga.

�        Perlengkapan wadah lainnya seperti ember dan plastik untuk penutup drum nantinya.


Jika bahan dan alat diatas sudah disediakan selanjutnya adalah mengeksekusinya, langsung saja dibawah ini adalah cara dan langkah untuk membuat pakan fermentasi menggunakan jerami kering :
Pakan Fermentasi Ternak Kambing

�         Drum bekas/wadah yang akan digunakan harus bersih dan ditempatkan dilokasi yang tidak terkena panas matahari langsung atau air hujan.

�         Potong jerami kering menjadi 5cm

�         Larutkan cairan prebiotik dengan air bersih pada ember, jangan langsung di drum.

�         Campurkan jerami dengan tetes tebu pada terpal atau plastik secara merata.

�         Masukkan jerami yang sudah dicampur dengan tetes tebu kedalam drum/wadah dan masukkan juga cairan prebiotik yang sudah dilarutkan dengan air bersih kedalam drum/wadah dengan pangadukan yang merata agar semuanya tercampur.

�         Tutup drum/wadah tersebut dengan menggunakan plastik/terpal dan diamkam selama 7 hari. Hanya dengan waktu 7 hari pakan fermentasi sudah siap digunakan untuk pakan sehari-hari, cara pemakaiannya adalah ambil secukupnya untuk pakan dan tutup rapat kembali drum/wadahnya agar awet dan dapat digunakan sebagai stok pakan.


Cara pemberian pakan fermentasi jerami adalah sebagai berikut :

�        Pemberian dilakukan 2 kali dalam sehari yaitu wakru pagi dan sore dengan dosis berat badan kambing x 3% pakan fermentasi

�        Pemberian pakan penguat/tambahan, bisa diberikan saat malam hari atau siang hari tergantung nafsu makan kambingnya. Pakan penguat dapat menggunakan bekatul kualitas A dengan takaran � kg setiap harinya.


Panduan menggunakan pakan fermentasi jerami :

�        Pada umumnya kambing tidak mau makan jika baru pertama kali disuguhkan pakan fermentasi, dan hal ini perlu dilatih dengan diberikan secara bertahap.

�        Jika untuk usaha penggemukan kambing maka membutuhkan pakan tambahan seperti bekatul yang dicampur dengan konsentrat secukupnya.

�        Jika ingin agar kambing cepat berreproduksi maka membutuhkan pakan tambahan seperti hijauan yang kaya akan gizi seperti : daun kaliandra, kleresede, kolonjono

�        Apabila susah untuk menemukan jerami maka dapat diganti dengan bahan-bahan seperti gedebok pisang, rumput ilalang, daun tebu atau bahan organik lainnya yang mudah didapat.

�        Untuk meningkatkan nafsu makan kambing dan stamina tetap tinggi maka perlu diberikan suplemen makanan seperti Viterna Plus Organik Serbuk, berbahan serbuk yang dapat diberikan langsung pakan pakan kambing. Dapat dicampur dengan pakan fermentasi ataupun bekatul/konsentrat. Viterna Plus Organik Serbuk merupakan produk terbaru pengembangan dari Viterna Cair.


Ulasan tentang Pakan Ternak Kambing Buatan Tanpa Ngarit Efektif Dan Cepat Gemuk mencakup ruang lingkup tentang : BeternakKambing, Beternak Kambing 2018, Beternak Kambing Modern, Pakan KambingPenggemukan, Ternak Kambing Penggemukan.

Artikel lainnya yang mungkin terkait dengan Pakan Ternak Kambing Buatan Tanpa NgaritEfektif Dan Cepat Gemuk :



Apabila semua tahap diatas mulai dari cara pembuatan pakan ternak Kambing fermentasi hingga pemberian pakan tambahan dan suplemen makanan sudah terpenuhi Insyaallah usaha ternak kambing sobat akan terus berkembang dan sukses. Untuk itu Sobat Mitra Tani disini jangan diam saja ayo gerakkan tangan kita untuk segera menjalankan usaha ternak kambing yang seperti ini, sangat mudah, hemat, efisien dan juga efektik. Terus semangat dan berjuang, Salam Sukses Mitra Tani!!

Minggu, 30 September 2018

Ternak Kambing Jawa Lokal Untuk Penggemukan Pasti Untung

Ternak Kambing Jawa

Dalam cara ternak kambing jawa lokal (jenis kambing kacang) sangatlah mudah dipelajari, semua orang dapat mencobanya dan cara yang akan saya beberkan merupakan cara paling jitu untuk cepat meraup keuntungan yang akan mendatangkan pundi-pundi rupiah. Kambing lokal (kambing kacang) sangat banyak dijumpai hampir diseluruh penjuru Negara kita, banyaknya jenis kambing ini dipasaran juga merupakan salah satu tanda bahwa kambing jenis ini masih sangat diminati dan masih banyak yang mengembangbiakkan. Sebenarnya jenis kambing ini tidak hanya ada di Indonesia, namun juga banyak ditemukan di Negara Asia Tenggara seperti Malaysia dan Philipina. Banyak nilai lebih dari kambing ini dari segi perkembangbiakannya dibanding dengan jenis kambing lainnya. Kambing lokal dapat melahirkan anak pada usia induk hanya 15-18 bulan. Jumlah anak pada kambing ini juga lebih banyak dibanding dengan kambing lainnya, kambing lokal dapat melahirkan 1-4 ekor anak. Untuk induk yang pertama kali beranak biasanya hanya dapat menghasilkan 1-2 ekor anak saja. Dengan banyaknya kelebihan pada kambing ini tentunya bisa menciptakan peluang usaha baru yang berkonsep dengan penggemukan dan berarah kepada kambing pedaging.

Ternak Kambing Jawa Lokal Untuk Penggemukan 2018
Kambing Jawa/Lokal sangat menguntungkan jika dimanfaatkan dagingnya sehingga kambing ini merupakan jenis kambing pedaging, keunggulan yang lebih dari kambing ini adalah rasa dagingnya yang sangat lezat dan berkhas, apalagi dipadukan dengan beberapa masakan yang khas di Negara kita dari yang dimasak dengan disate sampai tengkleng. Kambing jawa memang memiliki tingkat produktifitas yang tinggi, kambing ini biasanya akan melahirkan beberapa anak yang memiliki warna yang kembar, bisa saja 2-4 ekor kembar semua. Kambing ini akan melahirkan disepanjang tahunnya sehingga kambing jawa/lokal sangat menjadi favorit oleh para peternak kambing konsep pedaging. Dengan banyaknya tingkat perkembangbiakan maka jenis kambing ini menyebar disegala penjuru Negara Kita.

Hampir semua petani dinegara kita menjadikan kambing jawa sebagai sampingan untuk dijadikan binatang ternak karena kambing ini memiliki keunggulan yang sangat baik untuk beradaptasi dilingkungan sekitarnya. Kambing jawa juga dapat hidup normal hanya dengan diberikan makanan yang berkualitas rendah (dengan catatan diberi selingan pakan penguat). Kambing jawa merupakan kambing berukuran tubuh kecil yang tidak sebesar kambing PE atau Etawa, jadi kambing jawa masih kalah dari segi ukuran tubuh dibanding dengan kambing ini. Ukuran tubuh kambing jawa jantan dewasa hanya sekitar 60-65 cm dengan berat rata-rata 25kg, untuk kambing jawa betina dewasa hanya memiliki ukuran tubuh yang hanya 50-56cm dan bobot rata-rata 20kg. Untuk induk betina dapat melahirkan diusia 12-13 bulan, namun sebaiknya dihindari karena pada usia tersebut sang induk belum dapat menghasilkan air susu yang maksimal, sehingga perkembangan anak kambing juga terhambat, pada usia tersebut induk betina biasanya hanya dapat melahirkan anak dengan bobot 3-4kg saja. Tetapi semua ini tidaklah masalah besar, ingat keunggulan yang sudah saya sebutkan diatas bahwa kambing jawa memiliki keunggulan dapat beradaptasi dilingkungan manapun dan tumbuh berkembang dengan baik hanya dengan menyantap makanan berkualitas rendah.
Ternak Kambing Jawa Lokal Untuk Penggemukan Pasti Untung
Kambing jawa sangat mudah dibedakan dengan jenis kambing lainnya hanya dengan melhat warna bulunya yang rata-rata didominasi warna polos seperti warna, putih polos, hitam polos, coklat polos. Bulu kambing jawa ini juga paling pendek diantara bulu kambing lainnya, tapi pada saat ini karena kambing ini udah dikawinkan silang yang entah dari ras apa kita juga sama-sama tidak tahu sehingga warna kambing jawa juga dapat berkombinasi menjadi hitam-putih, atau hitam-putih-coklat. Kambing jawa ditumbuhi tanduk pada kepalanya berbentuk edang, tanduk ini bisa saja tumbuh pada kambing jawa betina atau jantan. Kambing ini juga ditumbuhi bulu pendek disekujur tubuhnya, namun untuk ekor dan dagunya, pada kambing jantan memiliki bulu panjang pada garis lehernya, pundak, punggung, ekor, dan pantatnya. Kambing ini juga memiliki telinga yang lebih pendek dibandingkan dengan daun telinga jenis kambing lainnya, berjenggot untuk pejantan dan juga betina saat dewasa meskupin beberapa kambing betina tidak memiliki jenggot. Punggung yang melengkung dan berleher pendek merupkan ciri yang sangat mudah dilihat pada kambing ini.
Ternak Kambing Jawa Lokal Untuk Penggemukan
Mungkin sekilas coretan diatas sobat dapat mengetahui jenis kambing jawa/lokal, selanjtunya akan saya ulas bagaimana ternak kambing jawa dengan konsep pedaging yang mudah dan pasti untung, sehingga para peternak dapat menghasilkan produksi yang unggul dan maksimal. Caranya sangat mudah, hanya saja butuh kesabaran, ketelatenan dan tentunya juga doa agar ternak kambing yang akan sobat laksanakan berjanan dengan sesuai keinginan. Baiklah, dibawah ini adalah cara ternak kambing jawa/lokal dengan konsep pedaging dengan cara modern yang sangat mudah.

Cara Ternak Kambing Jawa Pedaging

Dalam cara ternak kambing jawa pedaging tentunya harus disiapkan dengan sedemikian rupa, mulai dari pembangunan kandang yang baik, penyediaan bibit yang unggul, penyediaan pakan yang cukup, dan juga ketelatenan untuk perawatan hingga kambing siap panen dan diambil dagingnya. Pada ternak yang berkonsep pedaging ini orientasinya dalah merawat kambing agar beranak dengan sebanyak-banyaknya dalam kurun waktu yang seminimalisir mungkin. Dengan begitu bakalan kambing pedaging akan tersedia banyak dan siap untuk digemukkan. Dibawah ini merupakan cara ternak kambing jawa pedaging yang harus sobat kuasai :

1.      Penyediaan Kandang Sebelum Memulai Ternak Kambing Jawa Pedading

Hal yang harus pertama kali disiapkan sebelum memulai usaha ternak kambing pedaging adalah kandang, dimana peran kandang sangat penting untuk menunjang keberhasilan sebuah usaha penggemukan kambing. Kandang harus dibuat agar kambing merasa nyaman dan aman, tidak cukup demikian, suhu area kandang harus bagus agar semua kambing dapat menghasilkan produktifitas yang maksimal. Untuk cara pembuatannya sangat mudah, kandang ini dibuat dengan ukuran yang beraneka ragam sesuai selera, lokasi, dan juga jumlah kambing yang akan diternak. Jika didaerah sobat ada peternak kambing yang sudah berpengalaman maka sebaiknya sebelum membangun membicarakannya pada para peternak agar nantinya tidak terjadi kesalahan dalam pembuatan kandang kambing.

Untuk suhu saya pikir tidak masalah, karena kambing jawa/lokal dapat beradaptasi dengan baik pada lingkungan manapun khususnya di Negara kita. Kambing ini juga bisa tumbuh dengan baik meskipun hanya diberi makan dengan kualitas rendah, namun sebaiknya diberi asupan pakan yang baik agar hasil produksi dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal. Jika sobat ingin membangun kandang kambing dengan ukuran yang standart maka hanya membutuhkan ruang 3x2 meter saja sudah dapat ditempati untuk 3 ekor kambing. Perancangan kandang sebaiknya dengan model kandang panggung, dimana seperti halnya rumah panggung yang digunakan beraktifitas dalam posisi diatas (tidak dilantai). Dengan demikian jika kandang seperti pada model tersebut maka kambing akan merasanya nyaman dan juga aman. Kambing akan lebih sehat dan merasanya nyaman karena tidak menyentuh tanah yang juga bercampur dengan kotorannya sendiri. Sedangkan untuk keamanan jelas, kandang panggung sangatlah aman dibanding dengan kandang ditanah, dengan posisi diatas kambing akan terhindar dari ancaman predator seperti anjing dan binatang pemangsa lainnya.

Dalam meterial, kandang kambing sebaiknya dibangun dengan bahan-bahan yang murah agar pembengkakan biaya modal awal tidak terjadi, kandang dapat menggunakan bahan-bahan seperti bambu/kayu yang harganya murah. Bahan-bahan ini cukup ampuh untuk digunakan membanguns ebuah kandang kambing.

2.      Penyediaan Bibit Unggul Untuk Ternak Kambing Jawa Pedaging

Langkah kedua yang harus dilaukan adalah dengan mempersiapkan pemilihan bibit unggul calon pengisi kandang penggemukan, Bibit sangatlah penting sebagaimana dengan kandang, bibit ini juga dapat mempengaruhi berhasil tidaknya sebuah usaha ternak kambing jawa penggemukan, jadi bibit ini harus dipilih secara teliti agar mendapatkan bibit yang unggul. Jangan sampai sobat memilih bibit yang tidak berkualitas untuk memulai usaha ternak kambing jawa penggemukan, kambing tidak boleh cacat dan juga mengidap penyakit. Sebaiknya bibit dipilih yang memiliki ukuran tubuh yang besar, sehingga keturunan yang dihasilkan akan melahirkan cempe yang berukuran besar pula.

Untuk pemilihan kambing pejantan sebaiknya yang telah berusia lebih dari 13 bulan, kambing jantan harus memiliki nafsu kawin yang tinggi karena nafsu kawin adalah lambang dari kejantanan kambing itu sendiri. Ciri kambing jantan yang memiliki nafsu kawin yang tinggi adalah dengan seringnya mengeluarkan kelamin dan juga kencing, biasanya kambing pejantan akan mengencingi kepalanya sendiri sambil mengusap dengan lidahnya. Kambing jantan yang unggul adalah yang memiliki aroma bau prengus khas kambing, memiliki ekor yang melingkar keatas, tubuh tinggi besar, memiliki bulu panjang dibagian janggutnya, sepasang tanduk yang kuat, dan kaki-kaki yang kuat pula. Kambing penjantan unggul justru akan berkarakter galak, kambing jantan dapat menanduk siapa saja yang mendekat, sobat harus hati-hati saat menemui kambing pejantan jawa/lokal yang demikian. Namun hal ini adalah keunggulan yang harus dimiliki saat akan dijadikan pejantan kandang.

Untuk bibit induk betina juga demikian, harus dipilih yang memiliki kriteria yang unggul, kambing induk betina yang baik adalah yang sudah berusia lebih dari 12 bulan, kambing betina sudah dapat dikawinkan ketika sudah berusia 12 bulan. Masa birahi kambing betina ini hanya diantara 1-2 hari, dengan masa tenggang 14-15 hari, jadi jika terlihat birahi sebaiknya langsung dikawinkan. Masa birahi kambing betina ditandai dengan kelamin yang sedikit membengkak kemerahan dan mengeluarkan sedikit cairan bening kental. Pada masa ini sang betina juga akan sering mengibaskan ekornya. Kambing betina unggul akan berkarakter jinak, memiliki tanduk berdiri keatas, memiliki bulu paha yang panjang, dan bisa jadi memiliki jenggot.

3.      Penyediaan Pakan Dalam Ternak Kambing Jawa/Lokal

Dalam sebuah usaha peternakan apapun tentunya pakan menjadi hal yang paling penting, dimana pakan akan mempenaruhi baik buruknya perkembangan ternak dan bahkan pakan akan mempengaruhi angka kelahiran ternak (kebuntungan induk). Pakan yang berkualitas tentunya akan membuat induk semakin sehat dan mengalami birahi, dimana hal ini tentunya akan menentukan kebuntingan sang induk. Namun perlu digaris bawahi, pakan harus bisa didapat dengan mudah dan tentunya dengan harga yang murah agar pengeluaran biaya pakan tidak membengkak dan tentunya tidak mengurangi hasil keuntungan. Pakan bisa menggunakan hijauan/rumput atau dari bahan-bahan organik yang telah melalui proses fermentasi (pakan buatan). Untuk pakan hijau sobat tetunya dapat mengambilnya dari alam sekitar atau membeli dipasar. Atau jika memiliki perkebunan dapat menanam rumput odot sipinggir-pinggir kebun yang nantinya rumput tersebut dapat diambil untuk pakan ternak kambing jawa/lokal.
PakanTernak Kambing Jawa Lokal Untuk Penggemukan Pasti Untung
Selain pakan, kambing juga memerlukan minum, sobat dapat memberi minum dengan air putih yang tidak tercampur dengan zat-zat yang dapat membahayakan kambing. Lebih maksimal lagi apabila kambing diberikan multivitamin yang dapat dibeli ditoko pakan ternak. Kambing juga akan lebih maksimal dalam perkebangannya jika diberikan makanan penguat seperti konsentrat dan bekatul disetiap harinya.

Namun jangan kuatir akan hal tentang pemberian pakan, minum dan multivitamin untuk kambing karena semua ini dapat dipenuhi dengan pakan buatan yang sudah saya bahas pada ulasan tentang �Cara Membuat pakan buatan�. Jadi dengan pakan buatan sobat hanya sedikit saja dalam pemberian pakan penguat atau multivitamin.

4.      Pelaksanaan Dan Perawatan ternak Kambing Jawa/Lokal Pedaging

Dalam pelaksanaan perawatan ternak kambing jawa/lokal ini harus dilakukan dengan baik dan benar agar hasil produksi dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal. Jika kambing tidak dirawat dengan secara baik maka kambing akan menjadi kurus dan bobot kambing akan semakin turun, hasilnya tentu peternak akan merugi. Belum hal lainnya yang membuat kambing terserang penyakit dan mati jika tidak dirawat dengan baik dan benar. Sebelum hal ini terjadi maka sebaiknya sang peternak harus mempersiapkan terlebih dahulu beberapa obat-obatan untuk kambing agar saat kambing terserang penyakit langsung mendapatkan penanganan obat-obatan. Jika sobat tidak mengerti obat-obatan dasar yang harus disiapkan maka sobat dapat bertanya kepada para peternak kambing yang sudah berpengalaman disekitar rumah sobat. Dengan main kekandang para peternak maka sobat dapat menambah ilmu dan juga menambah tali silaturahmi pertemanan kepara para peternak. Hal ini sangat bermanfaat bagi siapa saja yang beternak karena dapat saling sharing tentang dunia peternakan khususnya kambing jawa/lokal.

Dengan pengendalian penyakit dan juga pemberian pakan yang baik dan benar maka kambing akan mudah digemukkan, jika demikian maka kambing akan cepet tumbuh dan berkembang hingga memasuki masa birahi dan siap dikawinkan sehingga kambing akan beranak. Dengan demikian peternakan kambing sobat akan terus berkembang dan dapat menghasilkan daging berkualitas sehingga pundi-pundi rupiah juga dapat diraup.

Cara pemberian pakan kambing yang benar adalah minimal dengan memberi makan 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore dengan dedaunan/hijauan, dan siang bisa ditambahnkan pakan penguat bisa menggunakan konsentrat/bekatul. Kambing juga membutuhkan minuman berupa air bersih minimal 2 liter perhari, pemberian minum dapat dilakukan antara siang/sore. Jika sobat menginginkan pakan tanpa ngarit, sobat dapat mempelajarinya pada pembahasan �Cara Beternak Kambing Modern Dengan Pakan Buatan Paling Praktis Terbaru 2018�.

Ulasan tentang Ternak Kambing Jawa Lokal Untuk Penggemukan Pasti Untung mencakup ruang lingkup tentang : Ternak Kambing, Beternak Kambing, Beternak Kambing 2018, Beternak Kambing Modern, Ternak Kambing Penggemukan, Pakan Kambing Penggemukan.


Demikan 4 langkah yang sangat sederhana dalam cara ternak kambing jawa/lokal untuk pedaging, tentunya sangat mudah dan tidak membingungkan, jika ke empat poin diatas dapat dilakukan dengan secara baik maka sangat memungkinkan sobat dapat meraih keuntungan ssemaksimal mungkin dengan ternak kambing jawa/lokal yang sobat jalankan. Mungkin cukup sampai disini penjelasan tentang cara ternak kambing jawa/lokal untuk pedaging, semoga bermanfaat, Salam Sukses Mitra Tani!!